Sabtu, 24 Maret 2012

CAUSATIVE SENTENCE

CAUSATIVE SENTENCE
Causative adalah kalimat yang menyatakan bahwa orang lain lah yang melakukan pekerjaan untuk subjek kalimat. Bentuk Causative ini beraneka ragam. Anda dapat menggunakan salah satu dari penjelasan di bawah ini:
Active Causative

Causative "Have"

Rumus: Subject + have/has + someone + kata kerja Bentuk I

Contoh:
I have him clean my shoes (saya menyuruhnya membersihkan sepatuku)
Mary has George climbs the tree
You must haveSusie study hard

Causative "Get"

Rumus: Subject + Get + someone + to infinitive

Contoh:
He gets John to brush the shoes
They get me to wash the clothes
She will get Anne to accompany her to the party tomorrow

Passive Causative

Rumus: Subject + have/get + object + kata kerja Bentuk III

Contoh:
The government got the bridge built quickly
We must have the floor cleaned as soon as possible


Tambahan:
Causative "Make"
Penggunaannya sama dengan causative di atas, namun perintahnya lebih keras (sedikit memaksa)

Rumus: Subject + Make + someone + Kata kerja bentuk I

Contoh:
The teacher always makes the students stay in their own seats
Bob made his son be quiet in the library

Causative "Want"

Rumus: Subject + Want + object + Kata Kerja Bentuk III

Contoh:
I  want  this chairs painted (saya mau kursi-kursi ini dicat)

ELIIPTIC SO AND TOO

ELIIPTIC SO AND TOO
Apabila dalam sebuah kalimat positif kita mendapati predikat yang sama, maka kita sebaiknya menggunakan kata "too" atau "so" yang artinya "juga":

Perhatikan cara menggabungkan beberapa kalimat di bawah ini agar menjadi lebih singkat dan tersusun rapi, namun tidak merubah arti sama sekali.
He is busy. I am busy
(= He is busy and I am too)
(= He is busy and so am I)
Mary is beautiful. You are beautiful
(= Mary is beautiful and you are too)
(= Mary is beautiful and so are you)
My brother can swim well. You can swim well
(= My brother can swim well and you can too)
(= My brother can swim well and so can you)
Alex buys a new car. Henry buys a news car.
(= Alex buys a new car and Henry does too)
(= Alex buys a new car and so does Henry)
Jack went to Bali yesterday. William went to Bali yesterday.
(= Jack went to Bali yesterday and William did too)
(= Jack went to Bali yesterday and so did William)

RELATIVE PRONOUN

RELATIVE PRONOUN
Relative pronouns adalah kata ganti yang menunjuk pada kata benda yang mendahuluinya (antecedent) yang berfungsi sebagai penghubung dalam kalimat. Relative pronouns biasa diletakkan di awal subordinate clause atau anak kalimat yang menunjukkan relasi terhadap keseluruhan pada sebuah kalimat. Kata ganti yang digunakan adalah: who, whom, whose, which, dan that.

Contoh:
- The man who is sitting in the corner is my friend.
- The boy whom we visited is her boyfriend.
- The girl whose car was sold will go to study abroad.
- The filing cabinet, which we purchase last week, is very well built.
- The book that describes about behaviour of animal is expensive.

Kata who, whom, whose, which, dan that pada contoh di atas mengacu pada kata sebelumnya (the man, the boy, the girl, the filling cabinet, the book).

Perluasan relative pronouns dengan kata ganti seperti whoever, whomever, whatever dikenal sebagai indefinite relative pronouns.

Contoh:
- The boy will tease whomever he likes.
- She said whatever came to mind.
- Let in whoever comes to me.

Kata what juga dapat digunakan sebagai indefinite relative pronouns, contoh:
- I will tell you what you need to know.

CONJUNCTION

CONJUNCTION
Conjunction atau kata penghubung adalah kata-kata yang menggabungkan dua hal atau lebih – yakni kata penghubung ini menghubungkan kalimat-kalimat dan bagian-bagian dari sebuah kalimat. Unit ini akan membahas tentang lima kata penghubung yaitu: and, but, or, so dan because.
And
And sering digunakan untuk menggabungkan kata-kata benda, misalnya:
I like spaghetti and pizza.
And juga digunakan untuk menunjukkan urutan waktu, misalnya:
I ate spaghetti for lunch and pizza for dinner.
But
But digunakan untuk menunjukkan sebuah pengecualian atau konflik. Misalnya:
I like spaghetti, but I don’t like hamburgers.
Or
Or digunakan untuk menunjukkan pilihan, misalnya:
You can eat spaghetti or pizza for dinner.
So
So digunakan untuk menunjukkan hasil dari sesuatu. Misalnya:
I like all Italian food, so I like pizza.
So juga bisa digunakan untuk memberikan informasi tambahan, misalnya:
I like Italian food, and so does my brother.
Because
Because digunakan untuk menunjukkan penyebab sesuatu. Misalnya:
I eat a lot of pizza because I like it
I study English because I want a good job.

DEGREE OF COMPARISON OF ADJECTIVE

DEGREE OF COMPARISON OF ADJECTIVE
Sebagian besar kata sifat diskriptif (descriptive adjectives) dan kata sifat kuantitatif (quantitative adjective) memiliki tingkat-tingkat perbandingan yang menerangkan kata benda.
Dalam bahasa Inggris tingkat-tingkat perbandingan pada kata sifat disebut the degrees of comparison (tingkat perbandingan), yang dibagi menjadi 3 (tiga) golongan:

1. Positive Degree (Tingkat Biasa)
2. Comparative Degree (Tingkat Lebih)
3. Superlative Degree (Tingkat Paling)

Bentuk perbandingan dibuat dari bentuk positive yang ditambah dengan akhiran –er atau –r dan awalan more. Sedangkan bentuk superlative dibentuk dari bentuk positive yang ditambah dengan akhiran –est atau –st dan awalan most.

Cara membentuk tingkat perbandingan kata sifat adalah sebagai berikut:

Kata sifat (adjective) yang terdiri atas satu suku kata, hanya ditambah dengan akhiran –er dan –est.
PositiveComparativeSuperlative
FastFasterFastest
LoudLouderLoudest
OldOlderOldest
CheapCheaperCheapest
GreatGreater Greatest
TallTallerTallest
HighHighHigh
NearNearer Nearest
LightLighterLightest

Kata sifat yang terdiri dari satu suku kata dan berakhiran dengan satu huruf mati (konsonan) yang diawali dengan huruf (vokal), ditambah dengan akhiran –er dan –est. satu huruf mati terakhir digandakan.
PositiveComparativeSuperlative
HotHotterHottest
FatFatterFattest
ThinThinnerThinnest
BigBiggerBiggest
WetWetterWettest

Kata sifat yang berakhiran dengan huruf –y dan diawali satu atau dua huruf mati, maka –y diganti dengan –i dan kemudian ditambahkan –er atau –est.
PositiveComparativeSuperlative
EasyEasierEasiest
FriendlyFriendlierFriendliest
AngryAngrierAngriest
GuiltyGuiltierGuiltiest
HungryHungrierHungriest
RustyRustierRustiest
LazyLazierLaziest
BusyBusierBusiest
Kata sifat yang berakhiran dengan huruf –y dan diawali dengan huruf hidup (vokal), maka huruf –y tidak mengalami perubahan dan langsung ditambah –er atau –est.
PositiveComparativeSuperlative
GreyGreyerGreyest
LayLayerLayest

Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata dan berakhiran dengan –er atau –ow langsung ditambah –er atau –est.
PositiveComparativeSuperlative
CleverClevererCleverest
ShallowShallowerShallowest
SlowSlowerSlowest

Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata yang berakhiran dengan huruf –e, maka hanya ditambah dengan –r atau –st saja.
PositiveComparativeSuperlative
WideWider Widest
CompleteCompleterCompletest
WiseWiserWisest

Kata sifat yang terdiri atas dua suku kata, akan tetapi tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata pertama, tidak ditambah –er dan –est tetapi ditambah dengan more dan most.
PositiveComparativeSuperlative
FamousMore famousMost famous
NervousMore nervousMost nervous
CharmingMore charmingMost charming

Kata sifat yang terdiri atas tiga suku kata atau lebih, ditambah dengan more dan most.
PositiveComparativeSuperlative
TerribleMore terribleMost terrible
UsefulMore usefulMost useful
UselessMore UselessMost Useless
ReadableMore readableMost readable
DifficultMore difficultMost difficult
DiligentMore diligentMost diligent
DifferentMore differentMost different

Ada beberapa kata sifat yang bentuk comparative maupun superlative-nya tidak mengikuti aturan seperti yang telah ditetapkan diatas.
PositiveComparativeSuperlative
A fewLess Least
HindHinder Hindmost
OldOlderOldest
OldElderEldest
FarFartherFarthest
FarFurtherFurthest
IllWorseWorst
EvilWorseWorst
LateLaterLast
LateLaterLatest

Didalam penggunaannya the degrees of comparison dalam kalimat bahasa inggrsi harus memperhatikan beberapa hal berikut ini, yaitu:

Tingkat Biasa (Positive Degree)
Pada umumnya bentuk ini digunakan untuk:
Menyatakan suatu keadaan yang apa adanya.
Contoh:
She is an attractive girl (Dia adalah seorang gadis yang menarik)
Membandingkan dua benda atau orang yang sama, baik sifat, bentuk atau bagian lainnya. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
as + Positive + as
Contoh:
Your house is as big as my house.

Tingkat Lebih (Comparative Degree)
Pada umumnya bentuk tingkat lebih ini digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang berbeda. Atau dengan kata lain digunakan untuk menyatakan bahwa susuatu benda atau orang itu mempunyai sifat lebih dibandingkan yang lain. Rumus penggunaannya adalah:
Comparative + Than
Contoh:
• My car is faster than his car. (jika adjective terdiri dari satu suku kata)
• Your brother is more handsome. (jika adjective terdiri lebih dari satu suku kata)

Tingkat Paling (Superlative Degree)
Bentuk ini digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu itu mempunyai sifat paling dibandingkan yang lainnya. Pada umumnya digunakan untuk membandingkan tiga benda atau lebih. Rumus penggunaannya adalah:
The + Superlative + Nouns + In
The + Superlative + Of
Contoh:
• This is the fastest car in the rally.(jika adjective terdiri dari satu suku kata)
• Elvis Presley is the greatest musician in the world
Atau dapat digunakan rumus sebagai pengganti kedua rumus diatas:
The + Superlative (with most) + Noun
Contoh:
• She is the most beautiful woman in this country. (jika adjective terdiri lebih dari satu suku kata)

Tense

TENSE
PRESENT TENSE
Simple Present Tense

The Simple Present Tense adalah tenses yang paling banyak digunakan, dan karena paling banyak maka pembahasannya juga akan lebih panjang. Arti simple yaitu sederhana, sedangkan present adalah sekarang. Jadi bisa dikatakan bahwa Simple Present adalah tenses (pola kalimat) yang digunakan untuk menceritakan waktu sekarang dalam bentuk sederhana.
Ada 2 (dua) jenis Simple Present yaitu:
Nominal Simple Present
Untuk mengubah kalimat NOMINAL SIMPLE PRESENT kedalam bentuk negative (menyangkal) ataupun interrogative (bertanya) sangatlah mudah, amati
(+) You are a teacher
(- ) You are NOT a teacher
(? ) Are you a teacher?
Verbal Simple Present
VERBAL SIMPLE PRESENT – yaitu simple present yang tidak menggunakan tobe, tetapi VERB1 sebagai predicate1nya.
Present Continuous Tense
Present Continuous tense dalam tenses bahasa inggris digunakan untuk tindakan yang sedang berlangsung sekarang, kejadian di waktu sedang berbicara dan tindakan yang berlangsung hanya untuk jangka waktu yang singkat. Present Continuous tense disebut juga dengan Present Progressive Tense
Penggunaan :
Kejadian sekarang atau kegiatan sementara
contoh : Mr. Teguh si writing a new book (Mr. Teguh sedang menulis buku baru)
Rencana di masa depan yang sudah pasti waktunya (pribadi)
contoh : I am going to Surabaya at 07.30 tomorrow (Saya akan pergi ke Surabaya jam 7.30 besok)
Kejadian terkait atas sesuatu atau seseorang disekitar waktu sekarang atau sedang berbicara
contoh : it is raining day (hari ini sedang hujan)
Rumus Present Continuous Tense :
Positive (+):
subject + to be (am, is, are) + Verb – ing + object
Negative (-) :
subject + to be + not + verb – ing + object
Introgative (?) :
to be + subject + verb – ing + object
Contoh Present Continuous Tense :
I am watching TV now (+)
Mr. Khanafi is not going to Jakarta (-)
Is Mrs. Annisa cooking in the kitchen ? (?)
Present Perfect tense
Present Perfect tense dalam tenses bahasa inggris digunakan untuk suatu tindakan sederhana yang masih berlangsung atau yang baru saja berhenti, tetapi memiliki pengaruh hingga masa kini. Menempatkan penekanan pada hasil.
Penggunaan :
1. tindakan yang terjadi pada waktu yang tidak pasti sebelum saat ini
2. tindakan di masa lalu dan memiliki pengaruh di masa sekarang
3. tindakan yang dimulai di masa lalu dan masih berlanjut di masa sekarang
Rumus :
Positive (+)
Subject + has / have + been + object
Subject + has / have + verb III + object
Negative (-)
Subject + has / have + not + been + object
Subject +has / have + not + verb III + object
Introgative (?)
Have / has + Subject + verb III + object
Have / has + subject + been + object
Contoh :
I have been at home for a month (+)
Mr. Handoko has not eaten the sate already (-)
Has Mr. Imam been here since 06.00 ? (?)
Present Perfect Continuous Tense
Present Perfect Continuous mengungkapkan tindakan yang telah dimulai di masa lalu dan sekarang masih berlanjut. Tenses bahasa inggris ini juga digunakan untuk menceritakan kejadian yang dimulai dimasa lalu dan baru saja selesai.
Penggunaan:
1. tindakan yang telah dimulai dimasa lalu dan masih berlanjut sekarang
2. tindakan yang baru saja berhenti
Rumus :
Positive (+)
Subject + has / have + been + verb-ing
Negative (-)
Subject + has / have + not + been + verb-ing
Introgative (?)
Has/have + subject + been + verb-ing ?
Contoh :
I have been watching TV for two hours (+)
He has been playing football since elementary school (+)
Marina has not been learning english for two years (-)
Have you been reading a book for an hour ? (?)
Keterangan waktu (adverb of time) yang digunakan, “for” dan “since” merupakan keterangan waktu yang sangat umum digunakan dalam Present Perfect Continuous tense.
PAST TENSE
Simple Past Tense
Simple past Tense digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang telah terjadi pada waktu tertentu di masa lalu. kejadian bisa pendek atau panjang. Berarti juga bisa menjadi beberapa kejadian terjadi satu demi persatu. Secara umum, Ada dua fakta penting yang perlu diingat dalam tenses bahasa inggris ini :
kata kerja tak beraturan (Irregular Verbs)
kalimat negatif dan pertanyaan tidak seperti kalimat positif tetapi mempertahankan bentuk dasar kata kerja
Penggunaan
1. Peristiwa di masa lalu yang telah selesai (misalnya : I went to school)
2. Situasi di masa lalu (they lived a normal life until they won a lottery)
3. Serangkaian tindakan di masa lalu
Rumus
Positive (+)
- Subject + to be (was/were) + complement
- Subject + verb 2 + object
Negative (-)
- Subject + to be (was/were) + not + complement
- Subject + did not + verb 1 + object
Introgative (?)
- Did + subject + verb 1 + object ?
Contoh Simple Past tense:
He was a businessman in 1999 (+)
I sell these motorcycles in Surabaya(+)

She did not visit me yesterday (-)
My parents were not home this afternoon(-)
Did you play football yesterday ? (?)
Keterangan waktu (adverb of time) yang umum digunakan dalam simple past tense :
Yesterday (kemarin, the other day (lain hari), just now (sekarang), the day before yesterday (sehari sebelum kemarin), etc.
Past Continuous Tense
Past Continuous Tense mengungkapkan tindakan di masa lalu yang sedang berlangsung. tindakan kadang dapat juga disela oleh sesuatu. bentuk tenses bahasa inggris ini disebut juga Past Progressive Tense.
Penggunaan :
1. Tindakan yang sedang berlangsung
2. kegiatan sela yang sedang berlangsung [Past Continuous] + When + [Past Simple]
3. kegiatan yang sedang berlangsung pada waktu yang sama di masa lalu
4. Pertanyaan bersyarat / sopan
Misalnya : I was wondering if you could carry my bag.
Rumus
Positive (+)
Subject + to be (was/were) + verb-ing + object
Negative (-)
Subject + was/were + not + verb-ing + object
Introgative (?)
Was/were + subject + verb-ing + object ?
Contoh Past Continuous tense :
He was sleeping when I came (+)
He was not sleeping when I came (-)
Was he sleeping when I came ?
I was working all night yesterday(+)
I was not working all night yesterday (-)
were you working all night yesterday ?
Past Perfect Tense
Kita menggunakan Past Pefect (simple) tense untuk menunjukkan suatu tindakan di masa lalu berkaitan dengan tindakan lain sebelumnya di masa lalu.
Penggunaan :
1. Menceritakan sebuah tindakan yang sudah selesai sebelum tindakan lain di masa lalu
2. Kalimat pengandaian (Conditional Sentence) Type III
If + subject + Past perfect + would have + verb III
Ex: (If we had known the answer, we would have told you)
3. Kalimat tak langsung (reported speech)
Ex: Ann: I have searched all the rooms.
George: Ann said she had searched all the rooms.
(George: Ann mengatakan bahwa dia sudah mencari semua kamar)

Rumus Past Perfect Tense :
Positive (+)
Subject + had + verb III + (past participle) + object
Negative (-)
Subject + had + not + verb III + object
Introgative (?)
Had + subject + verb III + object ?
Contoh Past Perfect tense :
They had been here before 1945 (+)
They had not been here before 1945 (-)
Had they been here before 1945 ? (?)
She had gone to Amsterdam when I called her (+)
She had not gone to Amsterdam when I called her (-)
Had she gone to Amsterdam when you called her ?
Keterangan waktu (Adverb of time) yang umum digunakan dalam past Perfect tense ini :
after, before, already, as soon as, just, yet, until, till, by the time that.
past Perfect tense juga digunakan untuk ungkapan seperti : “I wish”, “as if/though” and “if only”.
Ex:
I wish I hadn’t gone there.
(aku berharap aku tidak pernah pergi kesana)
Jono looked as if he had done something terrible.
(Jono tampak seolah-olah ia telah melakukan sesuatu yang mengerikan)
Past Perfect Continuous Tense
Past Perfect Continuous Tense digunakan untuk mengungkapkan suatu tindakan yang dimulai di masa lalu dan berlangsung sampai tindakan lain yang di masa lalu.
Penggunaan :
1. Durasi tindakan masa lalu sampai titik waktu tertentu di masa lalu juga
2. Kalimat pengandaian (Conditional Sentence) Type III
If it hadn’t been raining, we would have played football
3. Kalimat tak langsung (reported speech)
Ann: I was crying
George: Ann said she had been crying
George : Ann mengatakan bahwa dia telah menangis
Rumus
Positive (+)
Subject + had + been + verb-ing + object
Negative (-)
Subject + had + not + been + verb-ing + object
Introgative (?)
Had + subject + been + object ?
Contoh Past Perfect Continuous tense :
He had been living in Jakarta about ten years (+)
(dia telah tinggal di Jakarta sekitar 10 tahun)
He had not been living in Jakarta about ten years (-)
(dia belum tinggal di Jakarta sekitar 10 tahun)
Had He been living in Jakarta about ten years ? (?)
(apakah dia telah tinggal di Jakarta selamat 10 tahun ?)
Perbedaan antara Present Perfect Continuous and Past Perfect Continuous adalah :
Present Perfect Continuous mengungkapkan tindakan yang terus berlanjut sampai sekarang sedangkan Past Perfect Continuous tidak.
Ex.
He has been playing for two hours
Dia telah bermain selama 2 jam (dia masih bermain atau baru saja selesai)
He had been playing for two hours when arrived
Dia telah bermain selama 2 jam ketika saya tiba (sekarang tidak sedang bermain)
FUTURE TENSE
Simple Future Tense
Simple Future Tense dibagi menjadi dua bentuk yaitu “Will/shall” dan “going to” tetapi memiliki perbedaan penggunaan. “going to” digunakan dalam mengucapkan suatu rencana tindakan yg telah dibuat jauh2 sebelum berbicara.Juga digunakan untuk mengungkapkan suatu prediksi berdasarkan tanda-tanda saat ini (pasti terjadi kemungkinan besar). “going to” juga dikenal dalam kata “gonna” yang sering digunakan dalam situasi tidak resmi. “will” digunakan dalam mengucapkan suatu rencana tindakan yang baru saja kamu pikirkan/belum direncanakan/spontanitas saat berbicara.juga digunakan untuk mengungkapkan ramalan yg akan terjadi berdasarkan perhitungan atau perasaan (belum tentu kepastiannya).
Will sering disingkat
will = ‘ill
Will not = won’t
Will/shall juga sering digunakan dengan “problably, most likely, I think, I’m sure, I wonder (if, what, when, etc), I expect”
Rumus
Positive(+)
Subject + will/shall + verb I + object
Subject + am/is/are + going to + verb I + object
Negative (-)
Subject + will/shall + verb I + object
Subject + am/is/are + not + going to + verb I + object
Introgative(?)
Will/shall + subject + verb I + object
Am/is/are + subject + going to + verb I + object
Contoh Simple Future tense :
We will go to school soon (+)
We will not go to school soon (-)
Will we go to school soon ? (?)
The students are going to have a test next month (+)
The students are not going to have a test next (-)
Are the students going to have a test next month ? (?)
Future Continuous Tense
Future Continuous tense umumnya digunakan untuk menandakan bahwa kita akan berada ditengah-tengah suatu kejadian dalam waktu tertentu di masa depan. Future Continuous dikenal juga dengan sebutan Present Future Continuous. Future Continuous juga memiliki 2 bentuk yaitu “will” dan “going to” memiliki makna yang sama dan bisa saling menggantikan saat digunakan. Berbeda dengan penggunaan pada simple future tense.
Penggunaan
1. Tindakan di masa depan yang sedang berlangsung
2. Dugaan antara masa kini dan masa depan
Joni won’t be sleeping now
Joni tidak akan tidur sekarang (saya pikir Joni tidak tidur sekarang)
3. Untuk mengajukan pertanyaan dengan sopan tentang niat seseorang
will you be coming home ?
akankah kamu datang ke rumah ?(saya berharap kamu datang ke rumah)
Rumus
Positive (+)
Subject + will/shall + be + verb-ing + object
Negative(-)
Subject + will/shall + not + verb-ing + object
Introgative (?)
Will/shall + subject + be + verb-ing + object
Contoh Future Continuous tense :
I will be watching a movie tonight (+)
I will not be watching a movie tonight (-)
Will you be watching a movie tonight ? (?)
Future Perfect Tense
Kita menggunakan Future Perfect tenses bahasa inggris ini untuk menyatakan kejadian yang akan selesai dimasa depan yang sudah dimulai dimasa lalu. Future Perfect disebut juga Present Future Perfect Tense atau Future Perfect Simple Tense
Rumus
Positive (+)
Subject + shall/will + have + been + complement
Subject + shall/will + have + verb III + object
Negative (-)
Subject + shall/will + not + been + complement
Subject + shall/will + not + have + verb III + object
Introgative (?)
Shall/will + subject + been + complement
Shall/will + subject + have + verb III + object ?
Contoh Future perfect tense :
I will have been in this hospital until tomorrow morning (+)
I will not have been in this hospital until tomorrow morning (-)
Will you have been in this hospital until tomorrow morning ? (?)
Majid will have rented my house next month (+)
Majid will not have rented my house next month (-)
Will Majid have rented my house next month ? (?)
Keterangan waktu (adverb of time) yang umum digunakan :
Before, by tomorrow/ 7 o’clock/next month, until/till
Future Perfect Continuous Tense
Kita menggunakan Future Perfect Continuous tenses bahasa inggris ini untuk menceritakan kejadian yang akan berlangsung pada waktu tertentu di masa depan. Future Perfect Continuous Tense dikenal juga dengan sebutan Present Future Perfect Continuous atau Future Perfect Progressive.
Rumus
Positive (+)
Subject + shall/will + have + been + verb-ing + object
Negative (-)
Subject + shall/will + not + have + been + verb-ing + object
Introgative (?)
Shall/will + subject + have + been + verb-ing + object ?
Contoh Future Perfect Continuous tense :
My grandmother will have been visiting us tomorrow morning (+)
My grandmother will not have been visiting us tomorrow morning (-)
Will your grandmother have been visiting you tomorrow morning? (?)
Ungkapan waktu yang umum digunakan :
By tomorrow / 8 o’clock, This year / month / week, Next year / month / week
PAST FUTURE TENSE
Simple Past Future Tense
Simple Past Future Tense ini digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang akan terjadi pada masa lalu (bukan masa sekarang, kebalikan dari simple future tense).
Rumus
Positive (+)
Subject + should/would + be + object
Subject + should/would + verb I + object
Negative (-)
Subject + should/would + not + be + object
Subject + should/would + not + verb + object
Introgative (?)
Should/would + subject + be + object ?
Should/would + subject + verb I + object ?
Contoh simple past future tense :
He should be in Banten next month (+)
He should not be in Banten next month (-)
Should he be in Banten next month ? (?)
I should be pick up when you arrive at the station tomorrow (+)
I should not be pick up when you arrive at the station tomorrow (-)
should you be pick up when I arrive at the station tomorrow ? (?)

Past Future Continuous Tense
Kita menggunakan Past Future Continuous atau Past Future Progressive tense bahasa inggris ini untuk menceritakan suatu tindakan yang akan sedang terjadi pada masa lalu ( untuk yang sedang terjadi di masa sekarang disebut Future Continuous Tense).
Rumus
Positive (+)
Subject + should/would + be + verb-ing + object
Negative (-)
Subject + should/would + not + be + verb-ing + object
Introgative (?)
Should/would + subject + be + verb-ing + object ?
Contoh – Past Future Continuous tense :
My brother would be finishing Thesis last week (+)
My brother would not be finishing Thesis last week (-)
Would your brother be finishing Thesis last week? (?)

Past Future Perfect Tense
Past Future Pefect Tense digunakan untuk mengungkapkan tindakan yang akan sudah selesai di masa lalu (silahkan bandingkan perbedaannya dengan Future Perfect Tense)
Rumus
Positive (+)
Subject + should/would + have + been + complement
Subject + should/would + have + verb III + object
Negative (-)
Subject + should/would + not + have + been + complement
Subject + should/would + not + have + verb III + object
Introgative (?)
Should/would + subject + have + been + complement ?
Should/would + subject + have + verb III + object ?
Contoh Past Future Perfect tense :
My mother should have been here at nine o’clock tomorrow (+)
My mother should not have been here at nine o’clock tomorrow (-)
Should your mother have been here at nine o’clock tomorrow ? (?)

Past Future Perfect Continuous Tense
Tense bahasa inggris terakhir ini digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang akan sudah sedang terjadi pada masa lalu. Past future perfect continuous tense memiliki persamaan dengan future perfect continuous tense.
Rumus
Positive (+)
Subject + should/would + have + been + verb-ing + object
Negative (-)
Subject + should/would + not + have + been + verb-ing + object
Introgative (?)
Should/would + subject + have + been + verb-ing + object ?
Contoh Past Future Perfect Continuous tense :
I would have working in leading companies for 10 years (+)
I would not have working in leading companies for 10 years (-)
Would you have working in leading companies for 10 years ? (?)